SEJARAH DESA TEGAL KERTHA

  • 18 Juli 2019
  • Oleh: namainstansi
  • Dibaca: 8 Pengunjung
SEJARAH DESA TEGAL KERTHA

  SEJARAH DESA TEGAL KERTHA

 

                     Wilayah Desa Tegal Kertha pada dasarnya merupakan wilayah perumahan , dimana dahulu disebut sebagai wilayah perumahan PERUMNAS MONANG MANING. 

Wilayah perumahan ini merupakan salah satu bagian wilayah dari Kelurahan Pemecutan – Kecamatan Denpasar Barat – Kota Denpasar.

Kondisi tanah pertanian yang kurang produktif yang disebabkan seringnya terjadi banjir musiman pada saat itu menimbulkan ide bagi Pemerintah untuk membangun fasilitas perumahan bagi masyarakat ekonomi lemah dan menengah.

Wilayah Perumahan Peumnas Monang Maning dibentuk oleh Pemda Badung pada tahun 1982 dengan luas ± 48 hektar , melalui proses perencanaan dari pihak Pemda Badung , Perumnas melalui PT.Karya Makmur sebagai penyelenggara di lapangan , dibangunlah beberapa tipe perumahan yaitu tipe D.15 , tipe D.21 dan tipe D.25 ,yang terdiri dari 10 ( sepuluh ) blok .  

                     Perumahan ini mulai dihuni oleh warga masyarakat sejak tahun 1983 secara   bertahap , dan pada saat itu proses administrasi dinas kependudukan masih dibawah kendali Kelurahan Pemecutan sebagai daerah yang akan dimekarkan.

                     Mengingat jumlah warga masyarakat terus meningkat , maka oleh Pemerintah Kelurahan Pemecutan wilayah Perumnas Monang Maning diajukan sebagai wilayah pemekaran wilayah administrasi yaitu 2 ( dua ) buah Desa Persiapan yang diberi nama Desa Tegal Kertha dan Desa Tegal Harum.

Dan pejabat Kepala Desa pertama pada waktu itu dijabat sementara oleh Bpk . MADE TAMA yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pemerintahan pada Kantor Camat Mengwi.

                     Wilayah Desa persiapan Tegal Kertha meliputi 5 ( lima ) Blok atau 5                           ( lima ) banjar / Dsn. yaitu Dusun Tegal Wangi , Dusun Bhuana Asri , Dusun Muliawan , Dusun Bhuana Sari dan Dusun Panca Kertha, melalui proses yang cukup panjang menyandang predikat sebagai Desa Persiapan , maka setelah dipandang layak persyaratan sebagai Desa Definitif akhirnya pada tahun 1989 melalui SK. Gubernur Bali an.Menteri Dalam Negeri Nomer : 45 Tahun 1989, tanggal 8 November 1989 Desa Persiapan Tegal Kertha berubah statusnya menjadi Desa Definitif, serta diangkat pula pejabat sementara Kepala Desa Definitif yaitu Bpk. DRS. MADE SUBAWA yang mana beliau juga sebagai staf Kecamatan Denpasar Barat , sedangkan pejabat Kepala Desa yang lama ditugaskan kembali ke kantor induk yaitu Kantor Camat Mengwi.

                     Pada tahun 1991 Kepala Desa Definitif sementara , Bpk. Drs. Made Subawa mengadakan   proses pemilihan langsung Kepala Desa bersama warga masyarakat Desa           Tegal Kertha dan dipilihlah  kembali seorang Kepala Desa baru yaitu Bpk. I Made Duglut yang juga merupakan anggota Brimob. Beliau bertugas sebagai Kepala Desa Tegal Kertha yang baru hingga Th.1989.

Pesatnya laju pertumbuhan penduduk Kota Denpasar menyebabkan terjadinya pemekaran wilayah , sehingga masuklah 3 ( tiga ) Dusun baru ke wilayah Desa Tegal Kertha di awal Th. 2001 , yaitu Dusun Mertha Gangga , Dusun Manut Negara dan Dusun Graha Santi , sehingga Desa Tegal kini memiliki 8 ( delapan ) Dusun Dinas.

                     Pada tahun 2000 diakhir masa jabatan Bpk. Made Duglut kembali mengajak warga masyarakat mengadakan pemilihan langsung calon Kepala Desa untuk masa bakti       berikutnya , dan dari hasil pemilihan langsung tersebut dipilihlah Bpk. I Putu Tjawi,SH yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dusun Panca Kertha.

Selanjutnya Desa Tegal Kertha dipimpin oleh I PUTU TRISNAJAYA sejak tanggal 10 oktober 2016 , hingga saat ini.

 


  • 18 Juli 2019
  • Oleh: namainstansi
  • Dibaca: 8 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya

I PUTU TRISNAJAYA

Apakah Informasi yang tersaji pada Website Desa Tegal Kertha?